Jumat, 19 Juli 2024

RANGKUMAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

 RANGKUMAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

POKOK BAHASAN 1 - 6


Disusun oleh :

Nama : Muhammad Fahruddin Mahfudhoni

NIM : 221080200057

Kelompok : 3


Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Berikut saya lampirkan hasil rangkuman dari materi praktikum Jaringan Komputer satu semester ini dan menjadi salah satu syarat untuk memenuhi tugas Praktikum Pemrograman Berbasis Web. Saya merupakan Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Program Studi  Informatika. Jika ingin lebih tahu tentang Universitas Muhammadiyah Sidoarjo bisa langsung mengakses link umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id







POKOK BAHASAN I

Teori Dasar Jaringan dan Pengenalan Router OS


  • Firewall

Tembok api atau dinding api adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman.

Tembok-api digunakan untuk membatasi atau mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar.

 

  • Filter

Sub-menu: /ip firewall penyaring

Firewall mengimplementasikan packet filtering dan dengan demikian menyediakan fungsi keamanan yang digunakan untuk mengatur arus data, dari dan melaui router.

 

  • NAT

Network Address Translation adalah standar Internet yang memungkinkan host pada jaringan area lokal untuk menggunakan satu set alamat IP untuk komunikasi internal dan satu set alamat IP untuk komunikasi eksternal.

Ada dua jenis NAT :

 

    Sumber NAT atau srcnat. Jenis NAT dilakukan pada paket yang berasal dari jaringan natted.

    Tujuan NAT atau dstnat. Jenis NAT dilakukan pada paket yang ditujukan ke jaringan natted.

 

  • Mangle

Mangle adalah semacam ‘penanda’ yang menandai paket untuk proses selanjutnya dengan tanda khusus. Banyak fasilitas lain di RouterOS menggunakan tanda ini, misalnya pohon antrian, NAT, routing.

 

MEMBUAT FIREWALL UNTUK MEMBLOCK AKSES INTERNET DARI 1 IP ADDRESS CLIENT.

 

  1. Buat New Firewall Rules, pada Option “GENERAL”, pilih Chain : “FORWARD”
  2. Lalu kita pilih / isi Source Address dengan IP Address dari Client yang akan kita Block. Misalnya Client dengan IP : 192.168.1.10
  3. Out Interface kita isi dengan interface : Ether2
  4. Selanjutnya pada Option “ACTION”, kita pilih : “DROP”

    Jadi Firewall ini berarti : “Jika ada Client dengan IP : 192.168.1.10 yang akan mengakses internet dengan OUTGOING melalui Interface Ether2, maka koneksi ini akan di DROP oleh Mikrotik

 

MEMBUAT FIREWALL UNTUK MEMBLOCK AKSES INTERNET DARI SEKELOMPOK IP ADDRESS CLIENT

 

  1. Pertama kita buat lebih dulu sejumlah IP Address pada menu Firewall à Address List. Misalnya kita berikan nama “CLIENT NO INTERNET”
  2. Buatlah sejumlah daftar IP Address Client dari LAN kita yang akan di block akses internetnya
  3. Selanjutnya kita buat sebuah New Firewall Rules, pada Option “GENERAL”, pilih Chain : “FORWARD”
  4. Out Interface kita isikan dengan interface : Ether2
  5. Selanjutnya pada menu “ADVANCED”, isikan pada menu “ Source Address List” dari pada Daftar Address List yang telah kita buat untuk memblokir akses internetnya. Kita pilih nama: “CLIENT NO INTERNET”
  6. Selanjutnya pada Option “ACTION”, kita pilih : “DROP”

    Jadi Firewall ini berarti : “jika ada Client dengan IP Address yang terdaftar pada “CLIENT NO INTERNET” yang akan mengakses ineternet dengan OUTGOING melalui Interface Ether2, maka koneksi ini akan di DROP oleh Mikrotik.

 

    Untuk menggunakan masquerading, rule source NAT dengan action ‘masquerade’ harus ditambahkan pada konfigurasi firewall bias menggunakan terminal dengan perintah: /ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1.

 

Setting mikrotik supaya seimbang antara browsing dan game

 

Jalankan Winbox dan buka “New Terminal” ketik perintah berikut :

Ping Untuk Game :

ip firewall mangle add chain=game action=mark-connection new-connection-mark=Game passthrough=yes protocol=tcp dst-address=203.89.146.0/23 dst-port=39190 comment=”Point Blank”

ip firewall mangle add chain=game action=mark-connection new-connection-mark=Game passthrough=yes protocol=udp dst-address=203.89.146.0/23 dst-port=40000-40010

ip firewall mangle add chain=game action=mark-packet new-packet-mark=Game_pkt passthrough=no connection-mark=Game

ip firewall mangle add chain=prerouting action=jump jump-target=game

queue type add name=”Game3” kind=pcq pcq-rate=0 pcq-limit=50 pcq-classifier=src-address,dst-address,src-port,dst-port pcq-total-limit=2000

queue tree add name=”Game3” parent=global packet-mark=Game_pkt limit-at=0 queue=Game priority=1 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

 

Ping Untuk Browsing :

ip firewall mangle add chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=http passthrough=yes protocol=tcp in-interface=ether1 out-interface=ether2 packet-mark=!Game_pkt connection-mark=!Game connection-bytes=0-262146 comment=”BROWSE”

ip firewall mangle add chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=http_pkt passthrough=no protocol=tcp connection-mark=http

queue type add name=”Https” kind=pcq pcq-rate=1700k pcq-limit=50 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000

queue tree add name=”Main’s_Browse” parent=ether2 limit-at=0 priority=8 max-limit=512k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

queue tree add name=”Browsers” parent=Main’s_Browse packet-mark=http_pkt limit-at=0

queue tree add name=Https priority=8 max-limit=1700k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

parent: ether2


POKOK BAHASAN II

      Hotspot, DHCP,QUEUE 


  • Bridge

Ethernet seperti jaringan ( Ethernet , Ethernet over IP , IEEE802.11 di ap - bridge atau modus jembatan , WDS , VLAN ) dapat dihubungkan bersama-sama menggunakan MAC jembatan . Fitur jembatan memungkinkan interkoneksi host terhubung untuk memisahkan LAN ( menggunakan EoIP , jaringan didistribusikan secara geografis dapat dijembatani juga jika jenis interkoneksi jaringan IP ada antara mereka) seolah-olah mereka melekat pada satu LAN.

Jaringan loop mungkin muncul ( sengaja atau tidak ) dalam topologi kompleks. Tanpa perlakuan khusus, loop akan mencegah jaringan dari berfungsi normal, karena mereka akan menyebabkan longsoran - seperti paket perkalian. Setiap jembatan menjalankan algoritma yang menghitung berapa loop dapat dicegah.

 

  • Routing

RIB ( Routing Information Base ) berisi informasi routing yang lengkap, termasuk rute statis dan kebijakan aturan routing dikonfigurasi oleh pengguna, informasi routing belajar dari protokol routing, informasi tentang jaringan yang terhubung. RIB digunakan untuk menyaring informasi routing, menghitung rute terbaik untuk setiap awalan tujuan, membangun dan memperbarui Forwarding Information Base dan untuk mendistribusikan rute antara protokol routing yang berbeda.

Secara default keputusan forwarding hanya didasarkan pada nilai alamat tujuan .

Semua rute secara default disimpan dalam tabel routing utama.

Rute dapat diberikan ke tabel routing tertentu dengan menetapkan properti routing tanda mereka dengan nama tabel routing lain.

Setiap tabel routing hanya dapat memiliki satu rute aktif untuk setiap nilai dst - alamat IP prefix .

Route dengan dst -address 0.0.0.0 / 0 berlaku untuk setiap alamat tujuan . Rute tersebut disebut rute default . Jika tabel routing berisi rute default aktif, maka tabel routing lookup dalam tabel ini tidak akan pernah gagal.

 

 

POKOK BAHASAN III

      Dasar Firewall (Filter, NAT, Mangle)



  • PPTP

PPTP terowongan yang aman untuk mengangkut lalu lintas IP menggunakan PPP . Tujuan protokol ini adalah untuk membuat koneksi yang aman dikelola dengan baik antara router serta antara router dan klien PPTP ( klien tersedia untuk dan / atau termasuk dalam hampir semua OS termasuk Windows ) .

 

  • L2TP

L2TP adalah protokol terowongan aman untuk mengangkut lalu lintas IP menggunakan PPP. L2TP merangkum PPP dalam garis virtual yang berjalan di atas IP, Frame Relay dan protokol lainnya ( yang saat ini tidak didukung oleh MikroTik RouterOS ). Tujuan protokol ini adalah untuk memungkinkan Layer 2 dan PPP endpoint untuk berada di perangkat yang berbeda dihubungkan oleh jaringan packet-switched.

 

  • Web Proxy

MikroTik RouterOS melakukan proxy HTTP dan HTTP -proxy ( untuk FTP, HTTP dan HTTPS protokol ) permintaan. Proxy server melakukan fungsi Internet Cache objek dengan menyimpan objek Internet yang diminta, yaitu, data yang tersedia melalui HTTP dan FTP protokol pada sistem diposisikan dekat dengan penerima dalam bentuk mempercepat browsing pelanggan dengan memberikan mereka meminta salinan file dari proxy cache pada jaringan lokal kecepatan. MikroTik RouterOS mengimplementasikan fitur server proxy berikut :

Regular HTTP Proxy - pelanggan ( sendiri ) menentukan apa server proxy untuk dia
Transparan Proxy - pelanggan tidak tahu tentang proxy yang diaktifkan dan ada tidak memerlukan konfigurasi tambahan untuk web browser client.
Daftar akses dengan metode sumber, tujuan , dan URL yang diminta ( HTTP firewall )
Daftar Cache akses untuk menentukan objek ke cache, dan yang tidak.
Direct Access List - untuk menentukan sumber daya harus diakses secara langsung, dan yang - melalui server proxy lain
Logging fasilitas - memungkinkan untuk mendapatkan dan menyimpan informasi tentang operasi proksi
Induk dukungan proxy - memungkinkan untuk menentukan server proxy lain, ( ' jika mereka tidak memiliki objek yang diminta meminta orang tua mereka, atau ke server asli.

Setting VPN Mikrotik
Langkah-langkah Setting VPN Mikrotik:

  1. Konfigurasi PPP -> PPTP SERVER.
  2. Buat New Interface PPTP Server. Klik OK.
  3. Berikutnya buat IP Pool yang akan digunakan untuk mengalokasikan sejumlah IP bagi VPN Client per-user yang nantinya akan terkoneksikan ke Mikrotik VPN Server. Selain dengan IP Pool, juga bisa mendelegasikan IP Address satu per satu per-user. Tapi jika jumlah VPN Client-nya banyak, maka cara ini yang paling tepat untuk dilakukan. Caranya : Klik menu IP –> POOL.
  4. Kemudian buat sebuah Profile dengan nama VPN, pada menu PPP > Profile. Local Address adalah IP Address yang digunakan sebagai VPN Gateway oleh Mikrotik (yaitu IP Address Mikrotik LAN). Remote Address adalah IP Address yang akan diberikan kepada masing-masing VPN Client. IP Address inilah yang dikenali dan berkomunikasi dengan PC yang lain.
  5. Selanjutnya klik PPTP SERVER. Option inilah yang menentukan apakah Fitur PPTP SERVER berfungsi atau tidak di Mikrotik. Aktifkan / centang tanda “ENABLE” lalu pilih Default Profile yang telah dibuat pada langkah keempat.
  6. Langkah selanjutnya adalah membuat User VPN pada tab SECRET. Setting  Username, Password, Service: PPTP dan Profile VPN

    Setting koneksi VPN Client di PC /Laptop :

a. Setup a new connection atau network untuk VPN. Klik START > Control Panel > Network and Internet
b. Klik Set up a connection or network
c. Pilih dan klik Connect to Workplace
d. Internet Address: masukkan dengan ip public, lalu Next
e. Masukkan user dan password yang telah kita buat sebelumnya di mikrotik. Connect
Setting Proxy

  1. Masuk ke menu IP --> Web Proxy pada Winbox
  2. Untuk mengaktifkan Web Proxy centang tombol "Enabled"
  3. Isikan port yang akan digunakan oleh Proxy. Isikan saja port 8080
  4. Cache Administrator bisa anda ganti dengan email anda sendiri selaku Admin nya
  5. Max. Cache Size menentukan berapa besar alokasi memori untuk menyimpan cache proxy nya. Silakan anda isikan sesuai kebutuhan atau bisa saja pilih unlimited.
  6. Centang opsi Cache On Disk agar penyimpanan dilakukan pada harddisk Mikrotik bukannya RAM. Karena biasanya harddisk Mikrotik lebih basar daripada RAM nya.
  7. Klik Apply --> OK

 


POKOK BAHASAN IV

      Bridge dan Routing


  • HOTSPOT

Hotspot adalah cara untuk mengotorisasi pengguna untuk mengakses beberapa sumber daya jaringan, tetapi tidak menyediakan enkripsi lalu lintas.
System Hotspot ditargetkan untuk menyediakan otentikasi dalam jaringan local (untuk pengguna jaringan local untuk mengakses Internet), tetapi mungkin juga akan digunakan untuk mengotorisasi akses dari jaringan luar untuk mengakses sumber daya local (seperti gateway otentikasi untuk dunia luar untuk mengakses jaringan Anda).

 

  • DHCP

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) diperlukan untuk distribusi mudah alamat IP dalam jaringan.

 

  • QUEUE

Antrian digunakan untuk membatasi dan memprioritaskan lalu lintas. Implementasi antrian di Mikrotik RouterOS didasarkan pada Hierarchical Token Bucket (HTB). HTB memungkinkan untuk membuat struktur hirarkis antrian dan menentukan hubungan antara antrian.

 

Di RouterOS, struktur hirarkis dapat dipasang pada 4 empat yang berbeda :

  • Global in: mewakili semua interface masukan secara umum (antrian Ingress).
  • Global out : mewakili semua output interface pada umumnya (antrian egres).
  • Global total : mewakili semua input dan output interface bersama-sama (dengan kata lain itu adalah agregasi global –in dan global –out).
  • Interface name : merupakan satu antarmuka keluar tertentu.

Ada dua cara yang berbeda cara mengkonfigurasi antrian di RouterOS :
a. Queue menu sederhana – dirancang untuk memudahkan konfigurasi sederhana, tugas sehari-hari           antrian.
b. Antrian pohon menu – untuk melaksanakan tugas antrian canggih (seperti kebijakan prioritas global,   kelompok pengguna keterbatasan).

 

Konfigurasi dasar Hotspot mikrotik sebagai Gateway Server.

  1. Masuk ke IP > Hotspot. Klik Hotspot Setup untuk setting hotspot.
  2. Masukkan interface yang akan di jadikan Hotspot.
  3. Secara otomatis IP interface yang kita pilih untuk dijadikan hotspot akan diberi IP 192.168.1.4/24.


a. Selanjutnya keluar tampilan ip pool atau jumlah IP yang bisa digunkan oleh hotspot client.

b. Untuk sertifikat pilih none
c. Untuk SMPT biarkan saja, selanjutnya klik NEXT
d. Kemudian DNS servernya anda isikan sesuaikan dengan DNS Provider anda
e. Untuk DNS name boleh diisi nama dan nim misal reza154
f. Tes Hotspot dengan mengunjungi alamat web dengan browser.


DHCP

  1. Masuk ke IP > DHCP Server
  2. Klik DHCP Setup
  3. Pilih interface yang akan diberi IP DHCP
  4. Selanjutnya ikuti perintah sampai setting DHCP Complete

Membatasi internet per komputer

  1. Masuk ke Queue
  2. Tambahkan Simple Queue
  3. Beri nama Queue dengan nama anda & nim (3digit
  4. Isi target address dengan alamat IP komputer yang ingin dibatasi (IP Komputer Anda)
  5. Ubah berapa max Limit yang bisa digunakan komputer tersebut untuk melakukan download / upload

 

POKOK BAHASAN V

      Tunel, VPN dan Proxy

 

KOMUNIKASI ANTAR ROUTER & KONEKSI ISP
Tahapan:

  1.     Prepaire Install Hardware
  2.     Koneksi RB melalui winbox dari komputer
  3.     Setting IP di RB pertama & kedua
  4.     Uji koneksi dari computer client ke RB pertama & kedua
  5.     Konfigurasi routes di RB pertama & kedua
  6.     Uji koneksi antar RB pertama & kedua
  7.     Setting ISP disalah satu RB pertama atau kedua
  8.     Uji koneksi internet di semua client

 

POKOK BAHASAN VI

      Komunikasi Antar Router dan Koneksi ISP

 

KOMUNIKASI ANTAR ROUTER, KONEKSI ISP & RADIO
Tahapan:

  1.     Prepaire Install Hardware
  2.     Koneksi RB melalui winbox dari komputer
  3.     Setting RB 1 (pemancar)
  4.     Setting Accesspoint Pemancar (antena)
  5.     Setting Antena Penerima
  6.     Setting RB 2 (Penerima)







Referensi: 
Modul Praktikum Jaringan Komputer

Minggu, 14 Januari 2024

RANGKUMAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERBASIS WEB

 RANGKUMAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERBASIS WEB

POKOK BAHASAN 1 - 6



Disusun oleh :


Nama : Muhammad Fahruddin Mahfudhoni

NIM : 221080200057

Kelompok : 3


Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Berikut saya lampirkan hasil rangkuman dari materi praktikum Pemrograman Berbasis Web satu semester ini dan menjadi salah satu syarat untuk memenuhi tugas Praktikum Pemrograman Berbasis Web. Saya merupakan Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Program Studi  Informatika. Jika ingin lebih tahu tentang Universitas Muhammadiyah Sidoarjo bisa langsung mengakses link umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id



POKOK BAHASAN I

HTML (Hypertext Markup Language)

A.    Tujuan

1.     Mengenal dan mengetahui tenang pemrograman berbasis HTML

2.     Memahami dan mengetahui struktur dan fitur-fitur HTML

3.     Mahasiswa mampu menuliskan kode-kode HTML

4.     Memahami tentang pembuatan dan fungsi form.

B.    Dasar Teori

HTML adalah (Hypertext Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. HTML juga dapat digunakan sebagai lilfl<link antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost atau yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.

Standar minimum elemen HTML adalah:

·       Document Type Declaration (DTD)

·       Head

·       Body

<DTD>

<html>

           <head>

<!—terdiri dari elemen-elemen yang mendeklarasikan konten sebagai pendukung lingkungan seperti title, meta dokumen, CSS, Javascript -->

           </head>

           <body>

<!—terdiri dari elemen-elemen yang diinterpretasikan sebagai tampilan web -->

           </body>

</html>

DTD

Sebagai standar versi dokumen W3C yaitu suatu deklarasi yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis dokumen HTML yang digunakan sehingga browser dapat menentukan bagaimana memperlakukan kode tersebut.

Contoh DTD pada HTML versi 4:

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"

http://www.w3.org/TR/htm14/loose.dtd>

Meta Dokumen

Elemen meta sebagai identitas dari halaman web yang biasa terdiri dari owner, keyword, layout, ataupun inisialisasi proses seperti refresh.

Contoh:

·       <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html;charset=UTF-8"/>

·       <meta name="kewords" content="blog, web development, indonesia, html, css"/>

·       <meta name="description" content="Tentang dasar-dasar HTML"/>

Keterangan tag-tag lainnya dapat dilihat pada tabel 3 dibawah.

Pada perkembangannya versi HTML yang dimulai dipakai saat ini adalah HTML5 (HTML Versi 5) yang merupakan standar bam pada pemrograman web berbasis HTML. HTML5 menawarkan fitur baru dan kemudahan penggunaan tag-tag html. HTML5 menggantikan versi HTML sebelumnya, HTML 4.01 yang diperkenalkan pada 1999. Sejak saat itu, telah terjadi banyak perubahan pada web. Walaupun HTML5 masih dalam tahap pengembangan, namun browser-browser modern sudah banyak yang mendukung standar HTML baru ini. Untuk tag-tag html versi sebelumnya masih dipakai di modul

Fitur Baru HTML5

HTML5 menawarkan banyak fitur yang menarik. Berikut ini adalah beberapa fitur

HTML5 yang cukup menarik.

·       Tag <canvas> untuk menggambar 21)

·       Tag <video> dan <audio> untuk media playback

·       Mendukung penyimpanan lokal

·       Tag khusus, <articel>, <footer> <header>, <nav>, <section>

·       Kontrol bam pada form, seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, dan search

Tabel Tag-tag dalam HTML5

Tag

Deskripsi

<!-..->

Mendefinisikan komentar

<!DOCTYPE>

Mendefinisikan jenis document

<a>

Mendefinisikan hyperlink

<area>

Mendefinisikan area

<article>

Mendefinisikan artikel

<aside>*

Mendefinisikan content selain content halaman

<audio>*

Mendefinisikan audio

<b>

Mendefinisikan text tebal

<body>

Mendefinisikan elemen body

<br>

Mendefinisikan baris baru

<button>

Mendefinisikan document button/tombol

<canvas>*

Mendefinisikan document grafis

<caption>

Mendefinisikan document table caption

<col>

Mendefinisikan atribut untuk kolom table

<colgroup>

Mendefinisikan kolom table

<command>*

Mendefinisikan perintah tombol

<datalist>*

Mendefinisikan dropdown list

<dd>

Mendefinisikan definisi deskripsi

<del>

Mendefinisikan text yang di hapus

<details>*

Mendefinisikan suatu elemen

<dialog>*

Mendefinisikan dialog (conversation)

<div>

Mendefinisikan bagian dalam suatu document

<dl>

Mendefinisikan daftar

<dt>

Mendefinisikan istilah

<cm>

Mendefinisikan text rapat

<embed>*

Mendefinisikan eksternal content

<fieldset>

Mendefinisikan fieldset

<figure>*

Mendefinisikan isi media, dan keterangan

<footer>*

Mendefinisikan bagian footer

<form>

Mendefinisikan formulir

<hl> ampai <h6>

Mendefinisikan header

<head>

Mendefinisikan informasi tentang document

<header>*

Mendefinisikan sebuah header untuk bagian suatu halaman

<hgroup> *

Mendefinisikan informasi tentang bagian sebuah document

<hr>

Mendefinisikan garis horizontal

<html>

Mendefinisikan document html

<i>

Mendefinisikan text italic

<iframe>

Mendefinisikan inline sub frame

<img>

Mendefinisikan gambar

<input>

Mendefinisikan input

<keygen>*

Mendefinisikan sebuah kunci yang dihasilkan dalam bentuk

<label>

Mendefinisikan label untuk form

<legend>

Mendefinisikan judul di fieldset

<li>

Mendefinisikan list

<link>

Mendefinisikan referensi sumber

<map>

Mendefinisikan peta gambar

<mark>*

Mendefinisikan text yang ditandai

<menu>

Mendefinisikan daftar menu

<meta>

Mendefinisikan meta information

<meter>*

Mendefinisikan ukuran yang sudah di tetapkan

<nav>

Mendefinisikan navigation link

<noscript>

Mendefinisikan bagian noscript

<object>

Mendefinisikan sebuah object

<ol>

Mendefinisikan daftar angka

<optgroup>

Mendefinisikan gup pilihan

<option>

Mendefinisikan drop-down option

<output>*

Mendefinisikan beberapa jenis output

<p>

Mendefinisikan paragraph

<pre>

Mendefinisikan text ke format awal

<progress>*

Mendefinisikan kemajuan suatu tugas apapun

<rp>*

Digunakan untuk menentukan apakah browser mendukung ruby

<rt>*

Menjelaskan tentang penggunaan ruby

<ruby>*

Mendefinisikan ruby annotations

<script>

Mendefinisikan script

<section>*

Mendefinisikan section

<select>

Mendefinisikan selectable list

<small>

Mendefinisikan text kecil

<source>*

Mendefinisikan section

<span>

Mendefinisikan bagian dalam sebuah document

<strong>

Mendefinisikan text paket/tabel

<style>

Mendefinisikan style untuk CSS

<sub>

Mendefinisikan subscripted text lawan pangkat

<sup>

Mendefinisikan superscripted text pangkat

<table>

Mendefinisikan table

<tbody>

Mendefinisikan table body

<td>

Mendefinisikan table cell

<textarea>

Mendefinisikan text area

<tfoot>

Mendefinisikan table footer

<th>

Mendefinisikan table header

<thead>

Mendefinisikan table header

<time>*

Mendefinisikan date/time

<title>

Mendefinisikan judul dokumen

<tr>

Mendefinisikan baris table

<ul>

Mendefinisikan daftar

<video>*

Mendefinisikan video

 

Keterangan: Yang bertanda (*) adalah tag bam yang tidak ada di html 4.

Dari tabel tag-tag html diatas kita tidak perlu menghafal semua, karena pada pengaplikasiannya tidak semua tag dipakai.

C.    Instruksi Percobaan Praktikum

·       Buat direktori/folder kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing-masing.

·       Ketik dokumen percobaan pada notepad atau notepad++

·       Simpan file hasil kerja anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi .html.

·       Jelaskan file hasil kerja anda pada browser seperti Mozilla atau Google Chrome (ada beberapa latihan mengharuskan anda menggunakan Google Chrome). Dan buat Laporan.


POKOK BAHASAN II

CSS (Cascading Style Sheet)

A.    Tujuan

1.     Mahasiswa mampu membuat style sheet pada dokumen HTML

2.     Mahasiswa memahami aturan penulisan pada CSS

3.     Mahasiswa mampu membuat layout website dengan CSS

B.    Dasar Teori

Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemrograman.

Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, body text, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file).

Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML. CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna table, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraph, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.

Sejarah CSS

Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent-child) pada setiap style. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C pada tahun 1996. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.

 Versi

Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS3 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada table /table layout dan media tipe untuk printer. Kehadiran CSS yang ketiga diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.

Penulisan

Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:

h1 {

color: #0789de;

}


Bagian pertama sebelum tanda ‘{}’ dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh ‘{}’ disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value. Selector dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value. Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu:

Inline Style Sheet

CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style=”…”dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.

Embedded Style Sheet

CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> … </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.

External Style Sheet

Menempatkan aturan CSS secara terpisah, style sheet external terhubung dengan dokumen melalui elemen head. File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.

Syntax CSS

Syntax pada CSS terdiri dari tiga bagian, yaitu selector, property dan value

Selector {property:

               value}

   

Bagian selector untuk menentukan pada elemen/tag HTML apa style tersebut diterapkan. Selector dapat berupa nama Id elemen atau nama class. Property dapat diisi dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai property nya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan property dan value diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai pemisah antar satu property dengan property lain.

Gambar 3.1     Selector

Jika value lebih dari sebuah kata, maka harus diapit dengan tanda kutip ganda diantara value:

p{font-family: “sans serif”}

Jika Anda ingin menetapkan lebih dari satu property, maka property harus dipisahkan dengan titik koma (semicolon). Berikut ini adalah contoh yang menampilkan pendefinisian elemen paragraph agar rata tengah serta warna text nya adalah merah:

p{text-align:center;color:red}

 Agar definisi style lebih mudah dibaca, maka kita dapat menuliskannya dengan bentuk berikut:

              P{

               Text-align: center;

               Color: black;

               Font-family: arial

            }

Grouping

kita dapat mengelompokkan selector, pisahkan setiap selector dengan sebuah koma. Berikut ini adalah contoh pengelompokan elemen header yang memiliki style warna teks yang sama:

Class Selector

Dengan menggunakan class selector, kita dapat mendefinisikan style yang berbeda untuk elemen HTML yang sama. Secara umum syntax style untuk class adalah sebagai berikut:

.namaKelas{

         Property1: value1;

Property2: value2;

.

.

}

p.right {text-align: right}

p.center {text-align: center}

Misalnya kita ingin mendefinisikan dua buah tipe paragraph yaitu paragraph dengan rata kanan, sedang yang lainnya adalah rata tengah. Berikut bentuk penulisannya:

Dalam dokumen HTML kita harus menambahkan atribut class:

<p class=”right”>This paragraph will be right-aligned. </p>

<p class=”center”>This paragraph will be center-aligned. </p

       

              .center {text-align: center}

Pada contoh dibawah ini, semua elemen HTML dengan class=”center”, akan menjadikan rata tengah.

Pada dokumen HTML dibawah, elemen h1 dan elemen p menggunakan class “center”, artinya kedua elemen tersebut akan mengikuti aturan pada selector “center”:

<h1 class=”center”>This heading will be center-aligned </h1>

<p class=”center”>This paragraph will also be center-aligned </p>

 Id selector

Kita juga dapat mendefinisikan style dengan menggunakan id selector. Id selector didefinisikan dengan menggunakan karakter #. Berikut adalah contoh penggunaan id selector:

#green {color: green}


                  p#para1 {

            text-align: center;

                  color: red}

Aturan style dibawah ini akan diterapkan pada elemen p yang menggunakan id dengan value adalah “para1”.

Komentar pada CSS

Komentar digunakan untuk menjelaskan baris kode Anda, sehingga dapat membantu juga suatu hari nanti Anda akan melakukan pengeditan terhadap source code. Sebuah komentar akan diabaikan oleh browser. Komentar pada CSS dimulai dengan /* dan diakhiri dengan */, seperti contoh berikut

/* This is a comment */

p {

text-align: center;

/* This is anhoter comment */

color: black

font-family: arial

}

C.    Instruksi Percobaan Praktikum

·       Ketik dokumen halaman web pada Notepad atau notepad++

·       Capture screen hasil tampilan pada browser

·       Buat laporan dari hasil percobaan dan tugas

 POKOK BAHASAN III

JAVA SCRIPT

A.    Tujuan

1.     Memahami tentang struktur JavaScript.

2.     Memahami tentang pemrograman di JavaScript.

3.     Memahami tentang pemakaian object dan form.

B.    Dasar Teori

Java Script adalah bahasa scrip yang ditempel pada kode HTML dan diproses di sisi klien. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contoh: untuk memvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server.

JavaScript bukan bahasa java dan merupakan dua bahasa yang berbeda. JavaScript diinterpretasikan oleh klien, sedang java dikompilasi oleh program dan hasil kompilasinya dijalankan oleh klien.

Struktur Javascript

<script language=”javascript”>

<!—

Penulisan JavaScript kode

//-->

</script>

Keterangan <!--//--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak mengenali JavaScript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar sehingga tidak di tampilkan di jendela browser.

JavaScript sebagai bahasa berorientasi objek

Properti

Adalah atibut dari sebuah objek. Contoh: objek mobil mempunyai property warna mobil.

Penulisan:

nama_objek.nama_properti=nilai

window.defaultstatus=”selamat belajar javascript”

Metode adalah sekumpulan kode yang digunakan untuk melakukan sesuatu tindakan terhadap objek.

Penulisannya:

nama_objek.nama_method(parameter)

document.write(“halo”)

Letak javascript dalam HTML

Skrip javascript dalam dokumen HTML dapat diletakkan pada:

1.     Bagian head

2.     Bagian body

Tabel Aritmatic Operator

Operator

Description

Example

Result

+

Penjumlahan

X=2

Y=2

X+y

4

-

Pengurangan

X=5

Y=2

X-y

3

*

Perkalian

X=5

Y=3

X*y

20

/

Pembagian

15/5

5/2

3

2.5

%

Modulus

5%2

10%8

10%2

1

2

0

++

Penaikan

X=5

X++

X=6

--

Penurunan

X=5

X--

X=4

 

Tabel Assignment Operator

Operator

Keterangan

Example

Is the same as

=

Pemberian nilai

X=y

X=y

+=

Penambahan bilangan

X+=y

X=x+y

-=

Pengurangan bilangan

x-=y

X=x-y

*=

Perkalian bilangan

X*=y

X=x*y

/=

Pembagian bilangan

x/=y

X=x/y

%=

Perolehan sisa bagi

X%=y

X=x%y

Tabel Comparison Operator

Operator

Description

Example

==

Kesamaan

5==8 return false

===

Is equel to (checks for both value and type)

X=5

Y=”5”

X==y return false

X===y return false

!=

Ketidaksamaan

5!=8 return true

> 

Lebih dari

X*=y5>8 return false

< 

Kurang dari

5<8 return false

>=

Lebih besar atau sama dengan

5>= return false

<=

Kurang dari atau sama dengan

5<=8 return true

 

Tabel Comparisson Operator

Operator

Description

Example

&&

And

X=6

Y=3

(x<10&&y>1) return true

||

Or

X=6

Y=3

(x==5||y==5) return false

!

Not

X=6

Y=3

!(x==y) return true

C.    Instruksi Percobaan Praktikum

·       Buat direktori/folder kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing-masing.

·       Ketik dokumen percobaan pada notepad atau notepad++.

·       Simpan file hasil kerja anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi.html.

·       Jalankan file hasil kerja anda pada browser seperti Mozilla atau Google Chrome. Dan buat laporan.

 POKOK BAHASAN IV

PHP

A.    Tujuan

1.     Mengenalkan kepada mahasiswa tentang pemrograman PHP.

2.     Mahasiswa mampu memahami Instalasi Apache dan PHP.

3.     Memahami tentang struktur control.

4.     Mahasiswa dapat membuat halaman web dengan menggunakan script HTML dan PHP.

B.    Dasar Teori

PHP (preprocessor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dan PHP digunakan tanda <? … ?>atau<?php … ?>

PHP dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database, seperti MySQL, PostgreSQL,, Oracle, dan lainnya.

Beberapa script dasar PHP

·   Menampilkan text

Echo”..text…<br>”

<br> : ganti baris

·   Variable

-       Untuk membuat variable diberi tanda dollar ($). Variable berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan dapat berubah-ubah. Penulisan variable yang benar adalah:

-       Karakter pertama tidak boleh berupa angka (harus berupa huruf atau garis bawah).

-       Tidak mengandung spasi

-       Pemakaian huruf capital dan huruf kecil dibedakan

Contoh penulisan variable:

$data, $data1, $data_ku

PHP dapat anda Download secara free atau cuma-cuma. Kunjungi saja situs www.php.net, dan download versi terbarunya

INSTALASI

Instalasi apache:

1.   Appserv-win32-2.5.10.exe

2.   Klik next, sampai ada isian seperti berikut:

Server name :www.umsida.ac.id

Administrator email address :admin@umsida.ac.id

3.   Next sampai ada isian berikut:

User admin      : umsida

Password         : umsida

4.   Klik next sampai Finish

5.   Test koneksi dengan mengetikkan: http:/localhost di Internet Explorer, Mozilla Firefox atau Google Chrome.

6.     Test apakah PHP sudah terinstal dengan baik: Klik PHP information version. 5.2.86

Tag dalam php

Banyak cara untuk menyisipkan php dalam script html, ada berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan, antara lain :

a.     Cara 1

<?php                        Menandai awal tag

……..

?>                              Menandai akhir tag

b.     Cara 2

<?                              Menandai awal tag

……..

?>                              Menandai akhir tag

c.     Cara 3

<%                            Menandai awal tag

……..

%>                            Menandai akhir tag

Cara ini sama dengan tag pada ASP. Opsi ini bisa dilakukan jika nilai asp_tags pada php.ini bernilai on.

d.     Cara 4

<script language=”php”>                 Menandai awal tag

……...

</script>                                           Menandai akhir tag

Ada kalanya sebagai pemrograman, karena banyaknya kode program atau variable dalam program, perlu menandai atau memberi komentar pada program. Komentar pada program merupakan tulisan pada program yang tidak dieksekusi. Pada PHP, ada 3 macam cara penulisan:

a)     /*komentar*/

Tulisan apapun yang berada diantara ‘/*’ dan ‘*/’ akan dianggap sebagai komentar. Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang memakan banyak baris.

b)    //komentar

Tulisan di baris yang sama setelah ‘//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

c)     #komentar

Sama seperti ‘//’, tulisan di baris yang sama setelah ‘#’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

C.    Instruksi Praktikum

1.   Buat direktori kerja / Folder di webserver computer anda, kalau menggunakan Appserv buat folder di C:\Appserv\www\folder_anda.

2.   Beri nama direktori kerja anda dengan NIM anda masing-masing.

3.   Gunakan editor notepad, notepad++ atau editor lainnya.

4.   Simpan hasil kerja anda dengan ekstensi.php.

5.   Jalankan skrip yang anda buat dengan cara ketik pada browser localhost/nama_folder_anda/nama_file.php.

6.   Print screen setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.

Array

Array merupakan suatu variable yang dapat berisi banyak data dalam waktu yang sama.

Pendefinisian Array dapat dibentuk dengan format berikut:

$nama_array = array (elemen_1, … , elemen_n);

Untuk menghitung jumlah elemen array digunakan fungsi count(), dengan format count)$nama_array).

·       Operator

Dalam PHP juga dapat melakukan proses operasi, baik itu penjumlahan, operasi logika, ataupun operasi pembanding.

Operator Matematika yang digunakan dalam PHP yaitu:

Operator

Fungsi

Operator

Fungsi

-

Penjumlahan

-

Pengurangan

*

Perkalian

/

Pembagian

%

Sisa pembagian

++ , --

Perkalian,

Penurunan

Operator pembanding yang digunakan dalam PHP yaitu:

Operator

Fungsi

Operator

Fungsi

==

Sama dengan

< 

Kurang dari

> 

Lebih dari

<=

Kurang dari atau sama dengan

>=

Lebih dari atau sama dengan

!=, <>

Tidak sama dengan

Selain itu, operator Logika juga dapat digunakan di PHP, antara lain, and (&&), or(||), xor, dan !.

  • Penulisan Karakter Khusus dengan tanda \

Karakter yang ditulis dengan diawali tanda (\) yaitu:

Karakter

Keterangan

Karakter

Keterangan

\”

Tanda petik ganda

\\

Tanda backslash

\$

Tanda $

\n

Pindah baris

\t

Tab

\x00 s.d \xFF

Heksadesimal

·       Tipe Data

Tipe data yang dikenal pada pemrograman PHP yaitu:

Tipe data

Keterangan

Integer

Tipe data bilangan bulat

Double

Tipe data bilangan real

String

Tipe data teks

·       Konversi Data

Fungsi-fungsi yang digunakan dalam PHP untuk mengkonversikan tipe data ke tipe data yang lain yaitu dengan memberikan fungsi intval, doubleval, dan strval. Atau dengan menggunakan teknik cast, yaitu dengan mengubah tipe ekspresi yang akan dikonversi.

·       Menampilkan Tanggal dan Waktu

Untuk menampilkan tanggal dan waktu secara update, dapat menggunakan perintah date dengan format-format berikut:

Format

Keterangan

a, A

am atau pm, AM atau PM

d, D

hari/tanggal dalam 2 digit, hari (Sun…Sat)

F

Nama bulan (January…December)

g, G

Jam (1…12), jam (0…23)

Z

Hari dari tahun (0…365)

y, Y

Tahun dalam 2 digit, tahun dalam 4 digit

h, H

Jam (01…12), (00…23)

I

Menit (00…59)

m, M

Nama bulan (01…12), nama bulan (Jan…Dec)

S

Detik

W

Hari (0=Sunday..6=Saturday)

 

 POKOK BAHASAN V

Konektivitas PHP dengan MYSQL

A.    Tujuan

1      Memahami langkah-langkah koneksi PHP dengan MySQL.

2      Memahami perbedaan pengambilan record dari database.

B.    Dasar Teori

Langka-langkah koneksi PHP-MySQL:

1.     Membuka koneksi ke server MySQL

mysql_connect()

$conn = mysql_connect (“host”,”username”,”password”);

Digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL.

Sintaks :

$conn             : adalah nama variable penampung status hasil koneksi      kepada database.

Host                 : adalah nama host atau alamat server database MySQL.

Username        : adalah nama user yang telah diberi hak untuk dapat     mengakses server database

Password         : adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk ke dalam database.

Database         : adalah nama database yang ada di mysql

2.     Mengambil sebuah query dari sebuah database.

Mysql_query()

Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi database yang berhasil dilakukan

Sintaks : 

$hasil = mysql_query(“SQL Statement”);

$hasil  : akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.

Contoh SQL Statement : “SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY NIM”

3.     Mengambil record dari database

a.     mysql_fetch_array()

Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql_query(), dan memasukkannya ke dalam array asosiatif, array numeris atau keduanya.

Sintaks :

              $row = mysql_fetch_array($hasil);

$row          : adalah array satu record dari record $hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.

$hasil        : adalah record set yang akan diproses.

b.     mysql-fetch_assoc()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array asosiatif.

Sintaks :

$row = mysql_fetch_assoc($hasil);

c.     mysql_fetch_row()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array numeris.

Sintaks :

$row = mysql_fetch_row($hasil);

 

d.     mysql_num_rows()

Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada database.

Sintaks :

$row = mysql_num_row($hasil);

$jml           : akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.

 

POKOK BAHASAN VI

Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile

A.    Tujuan

1.   Mahasiswa memahami tentang jquery mobile.

2.   Mahasiswa memahami interkoneksi antar halaman.

3.   Mahasiswa mampu pembuatan aplikasi jquery.

4.   Mahasiswa mampu menampilkan aplikasi yang dibuat di emulator mobile.

B.    Dasar Teori

jQuery Mobile adalah framework berbasis jQuery yang memudahkan kita untuk membuat web app untuk mobile. Selain jQuery mobile sebenarnya banyak frame work lain yang dapat digunakan seperti Sencha, jTouch, DHTMLX Touch, Jo dan lainnya.

Kelebihan jQuery adalah:

1.     Support banyak platform: Webkit (Android, iOS, Opera, Chrome), Firefox mobile, Windows Phone, Blackberry, Bada, Meego.

2.     Berbasis JQuery yang popular.

3.     Penggunaannya banyak dan forum aktif.

jQuery mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header dan elemen form dan navigasi. Kode ini dibangun oleh jQuery dan terus dikembangkan oleh pengembangnya secara aktif untuk memperbaiki bug-bug yang ada diaplikasi ini. Banyak fitur yang ditawarkan dalam framework ini termasuk dukungan HTML5. Ajax-powered navigasi link, dan sentuhan/atau navigasi gesekan.

Sebelum melakukan praktikum Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile ini, yang perlu disiapkan adalah:

a.     jquery.mobile-1.3.2.min.css

b.     jquery-1.9.1.min.js

c.     jquery.mobile-1.3.2.min.js

d.     images

e.     opera Mobile Emulator download gratis.

C.    Instruksi praktikum

1.   Buat direktori kerja / Folder di webserver computer anda, kalau menggunakan Appserv buat folder di C:\Appserv\www\folder_anda.

2.   Letakkan file jquery.mobile-1.3.2.min.css, jquery.mobile-1.3.2.min.js, jquery.js di folder anda.

3.   Gunakan editor notepad, notepad++ atau editor lainnya.

4.   Simpan hasil kerja anda dengan ekstensi.php.

5.   Jalankan script yang anda buat dengan cara ketik pada Opera emulator mobile localhost/nama_folder_anda/nama_file.php.

6.   Printscreen setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.

 

 Berikut itu tadi Rangkuman Praktikum Pemrograman Berbasis Web. Semoga dengan adanya rangkuman ini kita bisa belajar tentang materi yang sudah dijelaskan pada satu semester ini. Jika ada kesalahan dalam penulisan, Saya mengucapkan mohon maaf yang sebesar - besarnya.

 

Wassalamualaikum Wr. Wb.